Mengenal Merica Perdu


mrica perdu, lada, bibit lada, bibit mrica, mrica panjat, lada perdu,lada panjatbibitduren.com -Lada perdu adalah lada yang ditanam tanpa tiang panjatan berupa tiang beton atau pohon kayu inangnya. Jadi ia dibiarkan tumbuh berbentuk semak perdu begitu saja di tanah.

Keuntungannya adalah kita tak perlu keluar biaya untuk membuat tiang panjat, dan jarak tanam bisa lebih rapat, 1×2 meter, berbanding lada panjat yang minimal harus 2×2 meter. Pemanenan juga lebih mudah, karena tak perlu pakai tangga. Menurut pengalaman petani, hasil bersih berupa lada putih atau lada hitam dari tanaman lada perdu juga 25 persen lebih banyak dibanding tanaman lada panjat.

Kekurangannya adalah lahan tidak boleh terendam air lebih dari 3 jam. Jadi, 3 jam setelah hujan lebat, lahan harus sudah bebas air tergenang. Lada panjat lebih tahan air, karena rumpunnya bisa dibumbun.

Sebagai hasil rekayasa teknologi diharapkan dapat menekan biaya produksi karena tanaman lada perdu ini memiliki beberapa keunggulan yaitu : tidak memerlukan tiang panjat, berproduksi lebih awal, pemeliharaan dan panen lebih mudah serta memiliki peluang untuk dimasukkan sebagai tumpang sari dengan kelapa dan tanaman tahunan lainnya.

Lada perdu yang diperbanyak dari cabang primer, sekunder dan bertapak dari tanaman lada (Syakir, et al., 1994) dapat memecahkan masalah ini karena lada perdu membutuhkan biaya produksi lebih rendah sebab tidak memerlukan pohon penegak, pemeliharaan dan panen yang lebih mudah (Syakir dan Zaubin, 1994).Keuntungan lain adalah populasi per satuan luas lebih banyak, berproduksi lebih awal dan dapat ditanam secara multiple cropping (tumpang sari) dan intercropping (tanaman sela) di antar tanaman kelapa atau tanaman tahunan lainnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *